KTSP : Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran  serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.
Kurikulum semakin hari semakin di perbarui dan disempurnakan , Perkembangan dan perubahan yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia tidak terlepas dari pengaruh  perubahan global, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta seni dan budaya. Perkembangan dan perubahan secara terus menerus inilah yang  menuntut perlunya perbaikan sistem pendidikan nasional termasuk penyempurnaan kurikulum untuk mewujudkan masyarakat yang mampu bersaing dan menyesuaikan diri dengan perubahan zaman tersebut. Sehingga kita melihat perubahan kurikulum yang sangat cepat dari kurikulum 1994  ke kurikulum 2004 yang terkenal dengan KBK ( Kurikulum Berbasis Kompetensi ) dan dilanjutkan dengan kurikulm 2006 yang sering disebut dengan KTSP ( Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan )
Penyempurnaan kurikulum tersebut mengacu pada Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yaitu berkenaan dengan pasal-pasal sebagai berikut:
1) Pasal 3, yang menyatakan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab;
2) Pasal 35 Ayat (1), yang menyatakan bahwa standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi, proses, kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan penilaian pendidikan yang harus ditingkatkan secara berencana dan berkala;
3) Pasal 36 ayat (1) dan (2), yang menyatakan bahwa pengembangan kurikulum dilakukan dengan mengacu pada standar nasional pendidikan dan dilakukan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah dan peserta didik; dan
4) Pasal 37 Ayat (1), yang menyatakan bahwa pendidikan dasar dan menengah wajib memuat: pendidikan agama, pendidikan kewarganegaraan, bahasa, matematika, ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial, seni dan budaya, pendidikan jasmani dan olah raga, keterampilan/kejuruan, dan muatan lokal;
Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi, proses, kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan penilaian pendidikan yang harus ditingkatkan secara berencana dan berkala;
Standar – standar tersebut dapat kita lihat pada Permen-permen  berikut
Tahun 2006
ž     Standar Isi (Permen 22/2006)
ž     Standar Kompetensi Lulusan  (Permen 23/2006)
Tahun 2007
ž     Standar Pengawas (Permen 12/2007)
ž     Standar Kepala Sekolah (Permen 13/2007)
ž     Standar Isi Pendidikan Kesetaraan (Permen 14/2007)
ž     Standar Guru (Permen 16/2007)
ž     Standar Pengelolaan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah (Permen 19/2007)
ž     Standar Penilaian Pendidikan (Permen 20/2007)
ž     Standar Sarana dan Prasarana SD,SMP,SMA (Permen 24/2007)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: